Begini Strategi Sri Mulyani Dalam Mengejar Target Penerimaan Pajak 2018

Begini Strategi Sri Mulyani Dalam Mengejar Target Penerimaan Pajak 2018

Berita Dunia - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati lantas menegaskan, kalau pemerintah tidak bakalan mengejar target penerimaan pajak 2018 yang dimana dipatok dengan sebesar Rp 1.424 triliun dengan cara hanya berburu di 'kebun binatang'. Target tersebut tumbuh sebesar 20 persen dari realisasi setoran pajak sebesar Rp 1.147 triliun di tahun 2017.

"Jelas tidak juga berburu di kebun binatang, misalnya seperti masukan yang telah kita terima hari ini, kita juga selalu open," ujar Sri Mulyani ketika Dialog Perkembangan Makro Fiskal bersama Ekonom di kantornya, Jakarta, pada hari Senin (8/1/2018).

Sri Mulyani juga menuturkan, target penerimaan pajak di dalam Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (UU APBN) 2018 telah ditetapkan antara DPR bersama dengan pemerintah. Artinya, pemerintah bakalan berupaya untuk mengejar target penerimaan pajak tersebut. 

"Kita juga lihat suasananya nanti karena terdapat sektor yang dimana memang pertumbuhannya cukup tinggi, dan kita juga bakalan lihat petanya dalam basis pajak yang dimana terdapat kemampuan, terdapat sektor yang juga memang struggle dikarenakan  komoditas drop waktu itu dan juga mulai recovery. Kita pun lihat secara hati-hati kalau target belanja dan juga penerimaan perpajakan yang dibuat di dalam APBN untuk dapat mendorong ekonomi bukan menjadi penghalang," tegas dia.

Disamping itu, Ketua Umum dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P. Roeslani lantas mengaku kalau khawatir dengan target penerimaan pajak yang dimana terlalu tinggi, yaitu tumbuh sebesar 20 persen di tahun ini.

"Pemerintah juga harus lebih hati-hati, karena terdapat kekhawatiran pelaku usaha (pertumbuhan) penerimaan pajak sebesar 20 persen. Dikhawatirkan juga di lapangannya, dikarenakan begitu pajak naik sebesar 20 persen, maka perintah ke bawahnya juga melihat target sebesar 20 persen. Itu juga suatu kekhawatiran," ujar Rosan.

Sebelumnya, Direktur dari PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), Franciscus Welirang pun mempunyai rasa cemas yang dimana sama terhadap pertumbuhan penerimaan pajak sebesar 20 persen di tahun 2018.

"Pertumbuhan penerimaan pajak sebesar 20 persen cukup tinggi, ngeri juga ya lihat sebesar 20 persen. Pasti itu kan terdapat ekspansi tax," tandas Fransiscus maupun akrab disapa Franky tersebut.
Share on Google Plus

About Admin SEO

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar