Nenek 75 Tahun di Bekasi Dikabarkan Tewas di Tangan Peramppok
Berita Dunia – Seorang nenek yang diketahui berusia 75 tahun, Maria, warga dari perumahan Harapan Indah 2, Claster Taman Sari Blok N1, Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Bekasi, Jawa Barat, tewas di rumahnya kemarin.
Perempuan sepuh tersebut diduga telah menjadi korban pencurian dengan adanya kekerasan alias perampokan. Sebab, kendaraan yang berjenis Toyota Avanza dan juga sejumlah ponsel milik dari Maria raib.
Pada saat ditemukan, tangan dan juga kaki Maria terikat dengan mulut tertutup dengan menggunakan lakban. Pada bagian kepalanya terdapat luka yang diduga akibat hantaman dari benda tumpul.
Perampokan tersebut diketahui, ketika seorang anak Maria langsung mendatangi lokasi kejadian pada hari Selasa malam, 3 Oktober. Pada saat itu, saksi mengaku terkejut melihat orangtuanya telah dalam kondisi tidak bernyawa di kamar dan juga kondisi ruangan berantakan.
"Saya kasihan, kenapa ibunya hanya tinggal sendirian. Saya telah sering tegur anaknya, namun tidak ada pernah denger," kata Heilman, Ketua RW setempat, Bekasi, Jawa Barat, pada hari Selasa, 3 Oktober 2017.
Kawanan perampok yang dimana diperkirakan lebih dari dua orang tersebut, telah mendatangi rumah saat Maria baru saja telah pulang mengendarai mobilnya.
Gerombolan penjahat yang dimana diduga telah sudah itu, kemudian masuk dan juga menarik tubuh Maria sampai menguasai harta dari sang nenek.
"Tetangga sebelah juga sama sekali tidak ada yang dengar. Kasihan itu sadis sekali perampokannya. Mulutnya itu dilakban hingga rambut, tangan terikat. Dia juga ditemukan oleh anaknya. Pada saat itu, kata satpam dia itu baru sahja pulang membawa mobil," beber Heilman.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestro Kabupaten Bekasi AKBP Rizal Marito juga mengatakan kalau, perampokan sekaligus pembunuhan tersebut juga masih dalam penyelidikan.
Pihaknya juga telah membentuk tim yang khusus untuk dapat mengungkap kasus ini. "Mengenai apa saja yang hilang, kita masih mendatanya. Kita juga masih lidik," tandas Rizal.
Sekarang ini, jenasah Maria lantas dibawa ke Rumah Sakit Polri Keramat Jati, Jakarta Timur, untuk dapat keperluan visum dan juga penyelidikan kasus perampokan tersebut jauh lebih lanjut.


0 komentar:
Posting Komentar