Cara Ampuh untuk Cicilan KPR Lancar Hingga Selesai

Cara Ampuh untuk Cicilan KPR Lancar Hingga Selesai 

Berita Dunia - Waktu cicilan yang panjang sering kali menjadi pertimbangan begitu banyak orang sebelum memutuskan untuk dapat mengambil Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Kekhawatiran juga muncul, salah satunya yang dimana terbesit di dalam pikiran ialah “takut tidak dapat membayar di kemudian hari”.
Padahal seharusnya kekhawatiran tersebut sama sekali tidak perlu dipusingkan jika anda merupakan orang yang apik di dalam mengatur keuangan. 
Seperti yang telah disebut Rumah.com, sikap konsumtif adalah salah satu aspek yang dimana harus dihindari ketika anda sudah berkomitmen untuk dapat mencicil rumah.
Memerangi hasrat ‘doyan belanja dan juga nongkrong’ menjadi poin utama yang dimana harus mulai ditanamkan di dalam hati sejak akad kredit akan berlangsung.
Di dalam ilmu perencanaan keuangan sebaiknya anda terus mengalokasikan penghasilan untuk beberapa pos berikut ini:
1.50% – 60% untuk biaya hidup bulanan.
2.20% untuk tabungan dan juga investasi sesuai tujuan finansial.
3.10% untuk dana darurat.
4.Maksimal 30% jika masih terdapat cicilan pinjaman. Bilamana ada, maka alokasi tersebut untuk pos pengeluaran yang lain bakalan berkurang.
Dari pos yang terdapat di atas, kebutuhan gaya hidup yang dimana masuk kedalam sebesar 50% – 60% biaya bulanan, di mana hanya terdapat 20% saja yang boleh dihabiskan.
Bila anda mampu, 20% pos untuk kebutuhan gaya hidup tersebut sebaiknya diperkecil ‘jatahnya’ menjadi hanya 10% saja.
Sementara sisanya lagi (10%) anda alokasikan untuk pos darurat KPR, berjaga-jaga jika suku bunga bank mendadak naik secara drastis. 
Pada saat membuat anggaran setiap bulan, jangan lupa untuk terus selalu memprioritaskan pembayaran KPR. Anda juga wajib mematuhi anggaran yang sudah dibuat.
Hindari pengeluaran yang sama asekali tidak sesuai dengan kebutuhan. Bila anda mempunyai penghasilan yang lebih, pisahkan untuk dapat membeli barang yang diinginkan.
Kemudian, hitung berapa sisa pendapatan anda usai dikurangi kebutuhan rutin bulanan seperti angsuran motor, asuransi, pajak, bensin, biaya parkir, dan juga uang makan.
Jika pendapatan bersih anda berjumlah Rp3 juta, sisihkan sebesar Rp2,5 jutanya untuk cicilan KPR per bulan. Sementara itu, Rp500 ribu (sisanya) ditabung untuk keperluan yang dimana abersifat mendadak. Biaya berobat, misalnya.
Share on Google Plus

About Admin SEO

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar